Ku lihat Ramadhan dari kejauhan, ku dekati lalu ku sapa ia, hendak kemana ? Dengan lembut ia berkata, aku harus pergi, mungkin jauh dan sangat lama.. Tolong sampaikan pesanku untuk si MUKMIN, Syawal akan tiba sebentar lagi, ajaklah SABAR untuk temani hari-hari dukanya. Peluklah ISTIQOMAH saat dia kelelahan dalam perjalanan TAQWA, bersandarlah pada TAWADHU saat kesombongan menyerangnya. Mintalah nasehat dari QURAN dan SUNNAH disetiap masalah yang dihadapi. Sampaikanlah pula salam dan terimakasih untuknya krn telah menyambutku dgn suka cita, kelak akan ku sambut dia di SURGA dri pintu AR-RAYAN...
Hari ini, hari terakhir Ramadhan ,
tepat hari ke-30 ,
Allohu Rabbi , pertemukan aku dengannya tahun depan.
Bercampur baur dalam diri apa yang dirasa !
SEDIH , karena akan berpisah dengan Ramadhan .
SENANG, HARU , dan GEMBIRA karena alunan takbir terdengar.
Pertanda “KEMENANGAN” , akan kembali suci dan bersih jiwa-jiwa
yang Alloh pilih dan “berhasil” dalam Ramadhannya.
~ Maaf atas hati yang salah berprasangka
~ Maaf atas tangan dan kaki yang salah melangkah dan bertindak
~ Maaf atas mata dan telinga yang tak saya gunakan dengan tidak semsetinya
~ Maaf atas mulut yang tidak amanah, yang berkata dusta, dan yang ingkar
………………….. Mohon Maaf Lahir dan Batin…………………….
Masih ada harapan untuk perubahan,
Masih ada cinta untuk pengabdian,
Masih ada asa untuk berkarya,
Mari bangun bersama peradaban islam nan gemilang.
* Semoga Jiwa kembali bersih, hati kembali “putih”
Taqoballahu Minna Wa Minkum,
* Selamat berlebaran..
* Semoga dapat berkumpul di Ar-Rayan :’)

