april tahun ini.

tertulis dalam sebuah diary,

sebab tempat, semua menjadi ada.

sebab waktu, semua menjadi nyata.

takdir yang terjadi, pertemuan yang ada, bahasa yang tercipta. semua mengalir begitu saja.

manusia memang tempatnya salah dan dosa, sedang iman masih saja naik turun yang tak tentu arahnya.

menyesal atas dosa, syukur atas hikmahnya.

duhai,

wanita selalu dalam posisi seperti ini.

dear Allah,

maafkan aku yang kemarin, maafkan aku yang jatuh kedalamnya, maafkan aku yang abai, maafkan aku yang terlena, maafkan aku yang mengedepankan rasa.

dear Allah,

terimakasih atas setahun belajar ditempat yang baru kemarin, ku temui berbagai macam rupa manusia, berbagai ego, berbagai makna.

dear Allah,

semoga pintu maaf mu terbuka untukku, menjadi wanita yang lebih baik,

semoga jika pertemuan dan perpisahan itu terjadi, itu semua karenaMu.

semoga Engkau memaafkanku. Ku mohon, jaga aku dalam ketaatan, jaga hatiku, jaga aku.

dear Allah,

hambaMu selain diriku sangatlah banyak, tetapi yang ku miliki hanyalah Engkau.

aamiin

hujan dan dalam balutan rasa,

bd ~

Advertisements

.saling.

pada akhirnya yang sejalan adalah yang satu tujuan, saling menguatkan, saling membantu dan memahamkan.
pada akhirnya yang sejalan adalah yang terus rela mendekap nama dalam bait-bait doa yang dibicarakan.
pada akhirnya yang sejalan adalah yang mempunyai visi dan misi sama dalam jalan perjuangan yang berliku.
karena pada akhirnya, semesta akan menyeleksi orang orang yang masuk dalam orbit kehidupan.

rasa-rasanya Allah selalu mengirimkan orang yang sejalan, yang seirama dalam derap langkah, tidak lebih cepat, tidak lebih lambat.

adalah dia,
yang memberikan banyak pelajaran dalam part-part kehidupan ini.
adalah dia,
yang memberikan waktunya untuk rela memberikan telinganya untuk mendengar segala omelan baik yang menurut ia sendiri penting atau tidak penting untuk dibicarakan,
adalah dia,
yang memberikan tangan yang tak berat untuk mengulurkan bantuan, kaki yang tanpa perhitungan datang untuk mencari tahu apa yang ku butuhkan,
adalah dia,
yang memberikan senyuman saat hati kalut yang tak berkesudahan, memastikan bahwa semua akan aman,
adalah dia,
yang aku tahu bahwa segala sesuatu adalah wujud ketulusan, yang mudah mudahan dia lakukan untuk mendapatkan ridho Ar Rahman.

semoga Allah menjagamu dalam kebaikan, dari bisikan-bisikan orang yang tak ingin kau berada dalam kebaikan, dari hati yang ingin menjauhkanmu dari cahaya iman.