terkabulnya doa

kita yang saya pakai dalam kalimat kalimat setelah ini adalah “saya”.

kita sering lupa bahwa jawaban “tidak” versi kita adalah yang terbaik menurut Allah,

sebab kita tahu kalau jawaban “tidak” itu bukan jawaban doa yang kita inginkan

padahal dibalik tidak itu akan Allah siapkan jawaban “iya” yang lebih banyak, entah dari segi jumlahnya atau dari segi keberkahannya, atau dari segi yang tidak tampak dalam pandangan mahluk, itulah terkabulnya doa

yaa.. karena “tidak”, tidak sesuai dengan hawa nafsu kita kan ?

kita hanya memandang dari penglihatan kita saja, sependek mana jawaban itu bermanfaat untuk diri kita saja.

ada yang mudah menerima jawaban itu, ada pula yang tidak.

karena ini tentang kelapangan dada untuk menerima, bahwa Dia tidak pernah mendholimi hambaNya, tidak pernah tidak mengambulkan doa doa yang telah mengentuk pintu langitNya.

“tidak”, untuk saat ini, esok Aku akan memberinya,

“tidak”, untuk dia, memang dia orang baik, tapi Aku lebih tahu siapa yang lebih pas untukmu dan seperti apa yang kau butuhkan,

“tidak”, meski kau benar benar menginginkan pekerjaan itu, jika Aku memberinya kau akan lalai terhadapKu, terhadap keluargamu, maka Aku akan memberikan pekerjaan yang lain,

dan masih banyak mungkin “tidak” atas yang kita minta, namun akan diberikan banyak ganti kebaikan yang berlipat, suatu saat kita akan menyadari hal itu, atau mungkin sudah… sungguh.

tinggal hati kita, percaya dan yakin, serta berbaik sangka kepadaNya. bahwa doa doa kita yang telah sampai ke langit sana, pasti akan dikabulkanNya.

 

 

dan pasti dikabulkan. iyakan ? 🙂

 

percaya dan berbaik sangka.. sesederhana itu kan ? 🙂

surabaya, saat matahari tepat diatas langit sana.

sylvia ~

jalan menuju surga.

Jika Allah menginginkan kebaikan untuk kita,maka Allah mudahkan kita untuk memahami agama,

jalan untuk memahami agama adalah dengan menuntut ilmu 🙂

“barangsiapa orang yang diinginkan kebaikan dari dirinya, maka Allah akan memudahkan dia untuk menuntut ilmu agama”.

Jadi, ini bisa menjadi cermin, apakah diri kita termasuk orang yang diinginkan kebaikan tidak ? dari diri kita oleh Allah Ta’ala.

Makin hari jika kita semakin semangat menuntut ilmu agama, maka Allah semakin cinta sama kita.

“barangsiapa berjalan untuk menuntut ilmu agama, maka Allah mudahkan baginya jalan menuju surga”.

maa syaa Allah 💕.

Semoga langkah kaki kita dimudahkan berjalan menuju surga, dan Allah inginkan banyak kebaikan dari diri kita.

Yang sedang belajar secara khusus mengambil jenjang tentang ilmu agama, beruntunglah kalian .. apalagi menuntut ilmu di kota Nabi. maa syaa Allah. Semoga Allah mudahkan memahami, mengamalkan dan mensyiarkan kepada semua. allahumaa aamiin.

Karena menuntut ilmu agama itu sampai badan menyatu dengan tanah, tak mengenal usia, tak mengenal kedudukan, tak memandang status, punya harta atau tidak.

semua wajib menuntut ilmu agama.

ternyata orang bisa masuk kedalam surga, dan dimudahkan masuk kedalam surga, salah satunya adalah dengan menuntut ilmu agama.

barakallahufiik 🙂
ps : intisari habis lihat acara TV di salah satu stasiun swasta, tentang menuntut ilmu di kota Nabi.