tentang do’a

bagian terbaik dari sebuah pertemuan adalah do’a,

bagian terindah dari sebuah hubungan adalah do’a,

bagian termanis dari sebuah percakapan adalah do’a,

bagian teristimewa dari sebuah hadiah adalah do’a,

tidak ada yang lebih manis dari do’a yang engkau lontarkan kepada pribadi lain,

sebab, bekal terbaik dalam sebuah perjalanan adalah do’a,

bagaimanapun perjalanan kedepan, tidak ada yang bisa menguatkan kecuali do’a,

tidak ada hadiah teristimewa selain diam diam mendo’akan, tak perlu dunia tahu kalau aku selalu mendo’akan.

sebab ini adalah percakapan dengan Tuhan.

jadi, bagaimana dan apa isi do’a, biarkan itu menjadi rahasia kita.

iyaa, r a h a s i a 🙂

21:09,

cils 🌷

Advertisements

maafkan kami ~

waktu terus berjalan,

hendak menambah ‘beban’ Rakib atau Atid ?

dunia, semakin menyilaukan,

hendak dimanfaatkan menambah kebaikan atau keburukan ?

ujian terus berdatangan,

tapi itu sebab Allah cinta kepada si Fulan/ah.

🍂🍂🍂

Rabbi,

tidak ada kedekatan yang paling ku inginkan selain kedekatan denganMu,

tidak ada kemesraan yang ku ingin dengan sangat begitu, kecuali kemesraan denganMu,

bukankah apa apa yang menimpaku adalah bentuk ujianMu ? iyakan :’

meski kadang diri terseok, berkali kali terjatuh, berkali kali tersandung,

tapi hangat uluranMu masih sangat begitu ku rasakan.

Engkau masih mencintaiku.

🍃🍃🍃🍃

makin menyadari bahwa disibukkan dengan hal-hal yang mungkin kurang manfaat.

hiburan yang dicari bukan seperti para salaf terdahulu, hiburan mereka dari lelahnya dunia adalah bermesra denganNya pada sepertiga dari malamnya, hiburan mereka terdahulu adalah pergi ke majelis ilmu, membaca dan mentadabburi qur’an, berhalaqoh dengan orang orang berilmu yang baik.

sementara aku ? ahhh … pergi ke kedai kopi, bermain sosial media yang kadang aku tak tahu apa tujuannya selain mencari hiburan. sesekali meski di iringi membuka akun-akun dakwah. tapi, bukankah itu bisa dicari di majelis ilmu ? bantahku.

akhirnya, bismillah.. ku putuskan untuk menghapus segala akun sosial media yang ku punya, instagram, facebook, twitter, kecuali tempatku bercerita dan menulis.

biarkan aku mencari ketenangan yang selama ini ku cari, biarkan aku tak mengerti berita yang ramai di ujung jalan sana.

🍃🍃🍃

Rabbi, jadikan waktu yang ku miliki bermanfaat di mataMu. jadikan aku bisa menambah hafalanku. jadikan aku bisa mengkhatamkan kitab kitab yang ku punya.

Rabbi,

maafkan kami ~

 

🍂🍂

 

 

🌷21:26

dari,

yang mengemis ampunanMu.