ingin lebih lama bersama mereka ♥

♥alhamdulillah♥

Pukul 21.00 mobil elf  sudah siap berangkat menuju kota hendak yang kami tuju.

Yogyakarta

Bersama teman GMS (Noriz,Vanda,mb  Mira,Tey,ms  Rully, Velen,Noriz,ms Wisnu, ms Decky,ms Yudha, ms Heli ,nyor Lukman)  saya mendapatkan pesan dan banyak pelajaran dari perjalanan ini.

tentu bersama IMAYO, MMB(Masyarakat Mahasiswa Bogor) , dan SOMAL( Sekretariat bersama Organisasi Mahasiswa Lokal)yang lain.

Sebuah perjalanan yang luar biasa, dengan “perjuangan” yang luar biasa pula.

Tiba di Jogja pukul 5 pagi.

Mendapat penginapan di rumah teman Valen.

Kemudian setelah sarapan, kami menuju posko IMAYO yang berada di dekat UGM.

Sampai disana, kami mendapat sambutan yang hangat dari teman2 IMAYO, sebelumnya telah datang teman2 dari MMB , dan kemudian disusul seorang teman dari IMADA (Ikatan Mahasiswa Jakarta).

Setelah, melalui rapat yang di’bimbing’ oleh teman2 IMAYO.

Kami memutuskan untuk pergi ke posko pengungsi di daerah Magelang .

Membawa 2 pick up dan satu bus mini, kami membawa bantuan.

Inilah ! benar-benar saya rasakan ketika perjalanan melewati kota Magelang dan Muntilan.

Seperti kota mati, tak terasa tetes mata mengalir.

“Sedikit” merasakan apa yang mereka rasakan.

Lebih dari melihat mereka dan dia yang sering disiarkan dilayar televisi.

Dulu, saya sering berkunjung ke kota ini, lantaran banyak  saudara yang tinggal di daerah Muntilan, Magelang, dan Yogya. Saudara saya pun banyak yang mengungsi ke kota lain.

Ternyata ini yang mereka rasakan,  hujan abu vulkanik dimana-mana , Sang Gagah Merapi pun terus mengeluarkan asap tebal.  Sepanjang perjalanan, banyak toko-toko tutup, banyak masyarakat yang ingin meliha lebih dekat semua hal tentang Merapi.

Kami memasuki 11 KM dari Merapi, tiba di dusun Wuni, Sewukan, Dukun.

Bersama mereka, kami mengerti akan makna berbagi, mengasihi, mencintai dan peduli.

Rasa syukur begitu besar, karena kami tidak mengalami.

Tapi diluar itu, ada banyak pelajaran yang bisa diambil dari musibah ini.

Ada banyak hikmah yang bisa dipetik.

Tuhan tak akan memberi ujian diluar batas kemampuan hambaNya

Setelah ini, Indonesia akan menjadi subur (khususnya Magelang, Muntilan dan Yogya) yang terkena abu vulkanik yang mengandung belerang .

Alam adalah tentara TUHAN , maka bersahabatlah !~

Sampai di posko, kami membagikan apa yang kami bawa.

Disamping ada yang menghibur anak kecil, ada yang membagikan, ada pula yang mendengar curhatan warga.

Saya dan Ketua IMAYO, mendengar ‘curahan’ ibu-ibu penduduk sekitar.

Sebenarnya, yang diajak ngobrol sama ibu itu adalah Mas Anton (Ketua IMAYO), tapi tiba-tiba saya jadi ikut nimbrung.

Ada banyak yang ibu itu keluhkan, tapi saya sendiri juga binggung, cerita disini seperti apa. Terlalu ironis. 😥

Yang jelas, tak seperti apa yang diekspos si media. Banyak sekali warga yang belum mendapat bantuan.

Sekalipun ada, pasti itu sudah busuk, seperti telur busuk, beras sisa, sayuran yang sudah tak layak makan.

Miris, sedangkan kadang-kadang sebagai instropkesi diri ( saya yang sudah tidak kekurangan makan, masih milh-milih).

Astagfirullah..

Intinya, ingin rasanya lama bersama mereka. ♥♥

 

Kita mesti telanjang dan benar-benar bersih
Suci lahir dan di dalam batin
Tengoklah ke dalam sebelum bicara
Singkirkan debu yang masih melekat..

Singkirkan debu yang masih melekat..

Anugerah dan bencana adalah kehendak-Nya
Kita mesti tabah menjalani
Hanya cambuk kecil agar kita sadar
Adalah Dia di atas segalanya..

Adalah Dia di atas segalanya..

Anak menjerit-jerit, asap panas membakar
Lahar dan badai menyapu bersih
Ini bukan hukuman, hanya satu isyarat
Bahwa kita mesti banyak berbenah
Memang, bila kita kaji lebih jauh
Dalam kekalutan, masih banyak tangan
Yang tega berbuat nista… oh

Tuhan pasti telah memperhitungkan
Amal dan dosa yang kita perbuat
Kemanakah lagi kita kan sembunyi
Hanya kepada-Nya kita kembali
Tak ada yang bakal bisa menjawab
Mari, hanya tunduk sujud padaNya
hooo…hooo….hooo

Kita mesti berjuang memerangi diri
Bercermin dan banyaklah bercermin
Tuhan ada di sini di dalam jiwa ini
Berusahalah agar Dia tersenyum…ho..
du..du…du..du..du..
du..du..du..du..
oh… ho…ho…ho…
du..du..du..du..
Berubahlah agar Dia tersenyum

Semoga saudara-saudara kita yang terkena musibah diberi ketabahan,
yang meninggal diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala,
dan kita yang tidak terkena musibah mendapat HIKMAH buat kehidupan kita agar:

Berjuang memerangi diri
Bercermin dan banyaklah bercermin
Dan berusaha agar Dia tersenyum…

[Ebiet G Ade]

 

Advertisements

6 thoughts on “ingin lebih lama bersama mereka ♥

  1. Sy sangat terharu dgn tulisan Silvia.. Betapa di tengah2 kehidupan yg serba kompetitif ternyata masih ada generasi muda yg peduli tanggap terhadap derita saudara2nya yg mengalami musibah.. Barangkali ini merupakan bagian kecil dari populasi masyarakat negeri ini, namun bagaimanapun kami merasa bangga, ternyata masih ada relawan yg berjiwa patriot sejati membela ibu pertiwi.. Yg lebih membanggakan diri ini adalah eksistensi organisasi2 di bawah naungan SOMAL yg merupakan induk organisasi kaum intelek..
    Catatan Silvia menggugah nurani2 anak bangsa yg selama ini tertidur manja.. Semoga dgn catatan Silvia ini mampu menyadarkan elit elit politik yg selama ini lupa jati diri..
    Harapan kami dikemudian hari akan bangkit Silvia silvia yg lain, yg akan membawa anak bangsa yg cerdas, cekatan dan dedikasi..

    Terima kasih Silvia, dua jempol tanganku untuk tulisan anda…
    VIVAT SOMAL,
    Prabu Parikesit, IMABA Cabaret’80

    • Terimakasih Nyor 🙂 . semoga harapan Nyor Prabu bisa terkabul demi dan untuk Negeri ini.
      Bagi saya menulis itu menyembuhkan. Saya lakukan apa yang bisa saya lakukan, bantu sebisa saya.
      Apapun itu, sekecil apapun bagi saya, sangat berharga.
      Tulisan ini, tentang apa yang saya rasakan selama disana.
      Nulis ini aja keingat mereka, jujur setiap ada sesuap nasi enak yang bisa saya makan.
      Tiba-tiba, keinget , apa saudara-saudara saya bisa makan.
      Apa saudara bisa tidur nyenyak :’)

      Duh Gusti, semoga akan ada KEBAHAGIAAN yang besar setelah ini kepada mereka :’)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s