Antara Iman dan Amal

weheartit

image source : wehearit

Di dunia, tanda diterimanya amal adalah mengantar pada ketaatan yang lebih besar, bukan menghasilkan kenikmatan yang lebih besar. Kebahagiaan seorang mukmin terletak pada amal shalihnya. Sebab kebajikan adalah asupan termanis bagi iman. Berjuang untuk beramal lebih banyak dibanding yang terlihat, akan membuat diri lebih indah daripada sekadar mengharap pujian.

Keinginan menampilkan diri pada insan itu melelahkan. Menunaikan amal dengan disaksikan Allah itu melegakan.

Riya’ penggugur amal itu pertanda : bersemangat kala dilihat, bermalas jika tak terawas, dam mencinta puji di tiap sisi diri. Tiap orang akan mati diatas apa yang yang dia biasakan berhidup padanya. Maka sekecil apapun kebaikan sangat berharga untuk diistiqomahkan. Rasa, kata, dan laku yang ikhlas bagai susu; nikmat didengar dan dilihat, mudah dicerna menjadi energi jiwa, mengerekkan amal shalih sesama.

via – Ust.Salim A Fillah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s