wanita paling sempurna

adalah ia yang menyelimuti baginda Rasulullah saat pulang dalam keadaan mengigil ketika pulang dari gua hira saat menerima wahyu.

adalah ia yang menenangkan Rasulullah saat khawatir dengan dirinya, dan ia berujar,

sekali kali tidak demikian. Demi Allah! Dia tidak akan menghinakanmu selamanya! sungguh engkau adalah penyambung tali kerabat, pemikul beban orang lain yang mendapatkan kesusahan, pemberi orang yang papa, penjamu tamu serta pendukung setiap upaya penegakan kebenaran!.

adalah ia orang pertama yang percaya Rasulullah.

adalah ia yang membuat Aisyah cemburu kepadanya, hingga membuat Aisyah mengeluarkan ungkapan kecemburuannya, dan saat itu Rasulullah berkata, 

Tidak, demi Allah, tidak ada ganti yang lebih baik darinya. Dia percaya padaku disaat semua ingkar, dan membenarkanku dikala orang orang mendustakanku, menghiburku dengan hartanya ketika manusia telah mengharamkan harta untukku. Dan Allah telah mengaruniakanku dari rahimnya beberapa anak disaat istri-istriku tidak membuahkan keturunan.

Dan ucapan Rasulullah tersebut membuat Aisyah bergumam kepada dirinya bahwa ia tidak akan menjelek-jelekkan manusia yang ia cemburui itu.

adalah ia yang tergolong orang arab berdarah biru, dan sangat terhormat, ia tumbuh dalam keluarga bangsawan, berlimpah harta, berwibawa, taat beragama, dan jauh dari buaian syahwat yang banyak mewarnai keluarga keluarga Quraisy pada waktu itu.

adalah ia, seperti Maryam binti Imran dalam aspek kesucian, keterjagaan, ibadah, kekhusyukan, dan ketundukannya.

adalah ia, seperti istri Fir’aun, Aisyah binti Muzahim, dalam kedekatan dengan Rabb, kecintaan kepada Sang Pencipta dan Tuhannya serta kebenciannya terhadap kedhaliman dan orang orang dhalim.

adalah ia, yang dalam kecerdasan, kemuliaan, kekuatan karakter dan kepandaian mengatur serta mengendalikan urusan, sebanding dengan Bilqis.

Betapa mulia wanita ini, dan Allah sudah menjanjikan surga untuknya.

dan Ia adalah Khadijah binti Khuwalid bin Asad bin Abdul Uzza.

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼

Sore diluar kamar jutaan air turun dari langit, di cuaca yang syahdu ini, ijinkan aku berkhidmat, bahwa ingin sekali saat di akhirat nanti saya bersama beliau, wanita terbaik, dan paling sempurna itu.

Meski masih jauh dari kata sholehah, beliau menjadi idola dan role model saya (semoga Allah mudahkan untuk meneladani beliau).

Tetiba mellow, dan beberapa air turun dari mata, mengingat pengorbanan dan perjuangan beliau mendampingi sang kekasih.

Belum pernah bertemu namun sudah rindu. Inikah cinta ? Semoga.

Kangen. :’)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s