bertarung dalam doa

di pintu langit sana ada bermilyar milyar kata yang manusia lontarkan, yang manusia panjatkan kepadaNya.

apa kabar imanmu sayang ? setelah doa doa itu dikabulkan ?

apa kabar imanmu sayang ? setelah doa doa itu belum menampakkan apa yang diinginkan.

apa kabar imanmu sayang ? setelah banyak kenikmatan yang telah Ia berikan.

apa kabar imanmu sayang ? setelah beberapa ujian telah engkau selesaikan.

apa kabar imanmu sayang ? setelah yang datang sedikit melenakan.

apa kabar imanmu sayang ? setelah yang pergi sedikit mengagetkan.

apa kabar imanmu sayang ?.

semoga engkau masih tak lelah meminta rahmatNya yang begitu banyak dan luas.

meski jawaban dari setiap doa tak mesti dijawab iya, saat itu juga. meski jawaban dari doa tak mesti dijawab hal serupa yang engkau minta, manisnya, Ia gantikan dengan yang lebih baik. meski jawaban doa bisa menjadi tabungan pahala pada hari akhir nanti.

atas rodja dan khouf yang semoga selalu engkau sertakan dalam hal hal yang engkau langitkan. atas doa doa dari manusia manusia terpilih yang turut serta menginginkan kebaikan untukmu, mendoakanmu.

beberapa manusia memilih mendoakanmu dalam diamnya, beberapa manusia memilih mendoakan dalam upayanya, beberapa manusia memilih mendoakanmu lewat ramainya.

jika ada manusia yang sama sama menginginkan kebaikanmu, mereka sedang bertarung lewat doanya. yang jelas, suatu saat engkau akan mengetahui siapa yang jadi juaranya.

tugasmu, tak perlu bimbang, engkau juga berhak menginginkan kebaikan seseorang untukmu.. apapun bentuknya, engkau juga berjuang.

doa yang meraka atau kita langitkan tak pernah salah, ia akan selalu menuju kepada yang tertuju dalam berbagai macam bentuk yang mejelma menjadi kebaikan-kebaikan, meski awalnya saat doa doa itu terlihat telah dikabulkan, reaksi kita hanya ada dua disetiapnya. bersabar atau ingkar, bersyukur atau kufur. pada setiapnya, semoga kita yang pertama.

semoga yang hilang nanti tergantikan. semoga yang pergi nanti datang yang lebih baik. semoga atas setiap doa dilangit sana, membuat Allah ridho atas setiapnya.

sekali lagi,

 

semua aman jika digenggam dengan iman.

subuh di hari ke empat awal tahun,

©sylviia.wordpress.com

Advertisements

menjadi matahari yang kilaunya menundukkan

bismillah ~

pakaian yang terbaik adalah pakaian taqwa.

menjadi wanita di zaman ini godaannya berat, ujiannya dalam tahap ‘waspada’, menurut saya, belum lagi ditambah wanita itu adalah fitnah terbesar bagi lawan jenis.

mulai dari sosial media, seperti facebook, instagram, tumblr..

ditambah lagi tabiat wanita yang ‘mudah terbawa euforia’ untuk memberi komentar. di manapun. terlebih di halaman ikhwan, dalam area komentar yang menurut saya ‘tidak penting’, terkecuali komentar pertanyaan. ahhh ~~ kalau tidak benar benar menjaga jempol, lisan dan hati.. niscaya.

selain itu wanita memang suka memperlihatkan, entah ditutupi stiker atau di blurkan(dalam masalah foto).. ahh perempuan.

belum lagi godaan untuk melengkapi warna gamis dan kerudung, “wah, aku belum punya warna ini”, padahal warna ada banyak. belum puas lihat di feeds IG (dulu), kalau nggak nemu ujung-ujungnya pergi ke toko kain.

makin kesini hendak menjadi shalihah itu ujiannya banyak.. kalau tidak ada ilmu untuk pegangan, bisa bisa terbawa arus.  ilmu pun harus terus di upgrade, tak melulu kajian tematik.. beralihlah datang ke kajian kitab, ada begitu kitab para ulama yang harus difahamkan.

menjadi perempuan shalihah adalah pilihan yang harus disegerakan.. menjadi terbaik di mata Rabbana adalah tujuan utama ‘untuk apa seperti ini’, ‘untuk apa seperti itu’.

terus saja datang, jangan pernah menjauh dari majelis ilmu, apapun kondisi yang kita rasakan, akan ada ketenangan disana, akan ada banyak faedah, dan teman teman sholehah.

pada akhirnya harus banyak sirah lagi yang dibaca.. agar banyak ibroh yang bisa diambil

kamu harus menjadi matahari yang kilaunya menundukan, dengan ilmu yang kamu miliki, dengan akhlak yang baik.

tak usah bahagia jika dipandang, carilah perhatian penduduk langit.. menjadi wanita yang ketika ada ujian dan godaan bisa dengan baik diselesaikan.

tumbuhlah dengan ketaatan .. lisan yang tak lepas dari mensyuri kenikmatan.. dan rawatlah apa yang telah Ia berikan.

dan teladanilah generasi generasi terdahulu yang namanya harum di langit.

menjadi shalihah, adalah pilihanmu kan ?

~ saat rehat di taman orang orang sholeh.

tulisan ini adalah nasehat diri.

untukmu sylvia.