kebaikan

dan Allah memasukkan kebahagiaan di hati sebelum kebaikan itu dilakukan,

niat saja dulu, kebaikannya segera upayakan.

sebab hidup adalah perdagangan, perdagangan dengan Tuhan semesta alam. apa yang ditanam, itu yang akan di tuai.

rapikan hati, perbaiki akhlak, barangkali dengan itu Ia akan berikan gerakan untuk melakukan kebaikan.

lakukan saja dulu. karena kita akan di kumpulkan pada mereka yang satu frekuensi. karena akan ada sesuatu setelah keberanian itu muncul.

syahdan, adalah fulan dan fulanah yang kebaikannya begitu. ringan tangan. maka pada kami yang menerima ini, kami hanya mampu membalas jazakumullahu khairan, semoga Allah membalas dengan kebaikan yang banyak.

siapapun berpeluang menjadi agen kebaikan, membudayakan kebaikan. karena baik itu baik.

allah, peliharalah ini, agar keberkahan itu bersemi.

apapun, siapapun yang datang dalam kehidupan amat sangat berpeluang menjadi perantara kebaikan dari Ar Rahman, karena sejatinya IA lah yang memberi hidayah kepada diri untuk melakukan itu.

Ingat saja, kebaikan itu akan kekal, kekal di catatan sana. dan kebaikan sekecil apapun, akan menuai hasil, dan itu semua adalah perdagangan dengan zat yang Maha segalanya.

jadi, semoga IA memudahkan diri untuk berbuat kebaikan sekecil apapun itu, dimanapun diri berada.

Advertisements

menjaga

semakin kedewasaan bertambah, semakin paham bahwa yang dibutuhkan adalah seseorang yang dengan hikmah menegur dikala salah

semakin ilmu yang dipelajari bertambah, semakin paham pula bahwa yang dibutuhkan adalah seseorang yang sama sama menyibukkan diri menuntut ilmu, berada di taman taman surga dunia.

semakin banyak angka yang kita miliki, semakin paham pula bahwa kita membutuhkan seseorang yang sabarnya luas untuk mengingatkan dalam menghisab diri.

semakin banyak ilmu yang kita tahu, semakin paham pula bahwa yang dibutuhkan adalah sunnahnya dikerjakan dalam keseharian, akhlaknya terpuji didala bersendirian.

akhirnya kita paham, bahwa segala sesuatu yang berharga memang harus diperjuangkan dengan sungguh sunguh, mulai dari diri, yaitu perbaikan, kemudian diikuti hati dengan harap kepadaNya, lalu berserah atas segala ketetapan baikNya. tak lupa, ada do’a yang mampu mengubah takdir atas kehendakNya.

peluh dosa semakin membanjiri, berharap Ia masih merangkul dengan rahmat dan santun.

pada saat fajar datang dan senja mulai menghampiri, semoga dzikir pagi petang selalu menjadi benteng diri.

semoga, ikhtiar kita sama, lafal doa kita tak jauh beda, dan semoga kita berada dalam orbit yang sama.

semoga Allah senantiasa menjagamu.

tulisan ini untuk yang aku belum tahu siapa namanya :’)

sadar sekali diri masih bertabur dosa, maka semoga rahmat Allah senantiasa menghujani, tersebab tak ada putus asa dari diri.

aamiin ~