langkah cinta

semoga Allah memberkahi pemuda yang besar ikhtiarnya untuk melaksanakan sholat lima waktunya di masjid,

karena tidak ada yang lebih mesra daripada memenuhi panggilan RabbNya daripada hiruk pikuk urusan dunia,

barang sejenak saja, ditambah sunnah sunnah yang mengikutinya,

sebab derap langkah itu adalah bentuk cinta yang sesungguhnya,

karena ketika dua urusan bertemu, siapa dan apa yang Ia dahulukan adalah menggambarkan apa yang Ia cintai dan prioritaskan,

lantas, ketika adzan berbunyi dan engkau memenuhi panggilanNya, bukankah itu cinta ?

pun pada setiap jerih payah untuk mereka yang belum terbiasa melaksanakan lima waktunya di masjid, melawan rasa malas, mengeluarkan uang transportasi mungkin, melawan rasa dingin, menahan rasa kantuk, dan melawan cuaca panas. bukankah itu semua butuh kesabaran ?

pada setiap upaya dan langkah, bukankah akan berbuah pahala, dinaikkannya derajat, dan dihapuskannya dosa ?.

semoga Allah merahmati mereka yang mencintai masjid, yang menggantungkan hatinya di masjid,

sebab baginya, cukuplah janji Allah saja sebagai hadiahnya. bukankah kita butuh naungan di hari kiamat nanti, dimana tidak ada naungan selain naunganNya ?

9 muharram 1440h,

bersamadenganmu ~

pic : masjid jogokariyan, september 2018.

Advertisements

menenangkan

jika dirasa semua lelah menghampiri, pergilah ke masjid, sholatlah dua rakaat.. dan berdiam dirilah.

bicaralah pada Allah, katakan padaNya tentang hatimu, tanyakan padaNya jalan ketaatan yang belum (kita) ketahui. mintalah agar Ia menuntun(mu).

miliki waktu lebih lama untuk berbicara dengan diri, bertanyalah pada hati, apa apa yang sudah dilakukan dalam hidup, baik untuk dunia ataupun akhirat.

Ia Maha mengetahui apa apa yang terlintas dalam hati.

dalam diam(mu), cobalah berpikir tentangNya, renungkanlah segala nikmat yang telah diperoleh, karunia yang begitu berlimpah untuk(mu).

kelembutan, kasihsayangNya, betapa selama ini ada Allah yang (kita) durhakai.. Allah yang telah melimpahi dengan banyak kebaikan-kebaikan.

Allah, adalah Tuhanku dan Tuhanmu, Ia mengetahui apa yang terlintas dalam hati, Allah begitu sabar terhadap diri (kita) yang masih sering ingkar. Dan Allah adalah yang Maha Pemaaf dan Maha Penyayang..

yang senantiasa mendahulukan rahmatNya daripada murkaNya. Maha Lembut Allah dengan segala Kesempurnaan sifatNya.

Rabbi.. faghfirlii.. 🍃

dipenghujung Dzulhijjah ~

ditemani sebuah buku hadiah menghadiri sebuah majelis.

sylvia ~