diberikan kesempatan

do good for others,

it will come back in expected ways.

because Allah knows.

🙂

kita tidak tahu, bagian mana yang mengantarkan kita kepada keridhoaanNya.

kita tidak tahu, bagian mana yang membuat orang mendoakan kita diam-diam.

kita tidak tahu, bagian mana yang membuat orang tersenyum lalu berkata, “alhamdulillah, aku beruntung telah mengenalmu”.

kebaikan kebaikan dan pertemuan pertemuan itu harus berjalan beriringin, harus ada manfaat yang mereka dapatkan ketika diri bertemu dengan yang lain.

entah itu lewat sadaqoh senyum, entah lewat kata kata yang menyemangati, entah itu lewat pujian yang tulus, entah itu lewat uluran tangan atau lisan yang kita berikan.

ada banyak jalan kebaikan yang Allah tawarkan ketika kita saling bertemu. pun pilihan yang kita ambil, ketika bertemu pilihannya hanya dua, membekas dengan kebaikan atau membekas dengan keburukan. tentang pilihan yang pertama, ada motivasi, berujar pada diri, “pada bagian ini, aku harus ambil bagian, karena allah sedang membukakan pintu pahala untukku”.

dan ketika kita berhasil melakukannya, kita telah menang melawan nafsu diri kita untuk menyuruh pada ketidakbaikkan. entah itu malas, pelit, ‘masih ada yang lain’, ‘nanti saja’, dan masih banyak lain.

🙂 , mudah atas izin Allah, lepas melaksanakan hal tersebut, mari kita pasrahkan kepada Zat yang PandangNya tak pernah luput.

dalam beberapa episode, hal yang perlu disyukuri, jika ada yang tidak menyukai kita, membenci kita, kita tak membalas hal serupa, bukan karena kita tidak mampu, iman kita yang mendahui.

terus saja berbuat kebaikan, meski kita sedang dalam posisi yang tidak mengenakkan.

terus saja berbuat kebaikan, karena akumulasinya adalah ketika nanti segala catatan diri menjadi saksi.

terus saja berbuat kebaikan, meski tak ada pandagan mata yang hendak memuji.

dan jangan lepaskan doa yang kau langitkan, untuk dipermudah melakukan kebaikan kepada siapa saja engkau dipertemukan, dimana saja dirimu bertebaran.

kebaikanmu itu tulus, sehingga tergambar pada rona wajahmu 🙂

selamat menebar 🌱,

sylviia.wordpress.com

Advertisements

Kelas FLP

Ternyata untuk memulai sesuatu harus dimulai dari berani. Termasuk berani menulis dan mempublikasikannya, lebih-lebih dari berani akan menghasilkan pundi-pundi yang akan masuk dalam rekening.

Fauziah Rachmawati, seorang muslimah blogger dari Malang, membagikan tips-tips dan ilmu beliau tentang dunia blog di kelas FLP pagi ini.

Mbak Fauziah ini adalah seorang yang hobi traveling, berapa propinsi yang sudah ia kunjungi ? hampir semua, dan rata-rata ia dapatkan secara gratis, entah itu menang dalam suatu kompetensi, atau ‘endorse’ dari sebuah perusahaan atau brand yang namanya sudah sering kita denger, traveloka misalnya.

Beberapa peserta kelas sangat antusiasi di kelas ini, beberapa sudah memilik blog, beberapa belum, mereka yang sudah mempunyai blog rasanya sudah tidak sabar untuk menghasilkan uang dari blognya. Rina Indriana misalnya, salah satu peserta FLP pagi ini memberikan kesan yang baik untuk kelas pagi ini, Rina awalnya sudah memiliki blog, namun dia sudah lama vakum karena tidak tahu harus dibagaimanakan blognya, namun setelah mengikuti kelas FLP pagi ini dia sangat semangat untuk membenahi blog yang sudah dia miliki dan membuat tulisannya menjadi bernilai.

Lain Rina, lain Wardah Khulailah, di kelas pagi ini membuat dia menjadi tertarik dengan dunia domain dan hosting, karena tidak dipungkiri, hosting dan domain mempengaruhi nilai jual dan profesionalitas seorang blogger, “meski hosting dan domain harganya juga lumayan, tapi saya tidak ragu untuk membuat blog saya yang tadinya free menjadi berbayar lewat hosting, karena akan mempegaruhi nilai dan pengunjung blog saya”.

Ada beberapa cara agar tulisan kita menjadi page 1 di halaman google, salah satu cara yang dijelaskan oleh Mbak Fauziah adalah dengan mengulangi beberapa kali kata kunci, yaitu minimal 4 kali. Hal yang dimaksud adalah misal ketika kita membuat judul “Rekomendasi Kuliner di Surabaya yang Murah dan Enak”, maka dalam konten yang akan kita sajjikan kepada membaca harus memuat judul tersebut minimal empat kali, entah pada saat awal paragraf, atau memaparkan deskkripsi pada setiap kata yang terdapat dijudul atau dengan uraian dari “Rekomendasi Kuliner di Surabaya yang Murah dan Enak yang wajib kamu coba adalah”. “Rekomendasi Kuliner di Surabaya yang Murah dan Enak” di ulangi beberapa kali dengan maksud agar kata kunci tersebut mudah untuk dikenali saar search engine mendapati kalimat atau judul tersebut. Hal lain yang membuat penulis mempunya harga atas karyanya adalah penulis atau blogger memiliki domain tersendiri untuk ‘rumah’ atau blog yang ia miliki. Free blog seperti wordpress atau blogspot belum menunjang nilai yang tinggi jika client ingin menggandeng blogger tersebut untuk membuat karya, kepercayaan akan lebih besar jika memiliki domain sendri, entah itu berakhiran .com, .net, atau .id. Dua dari hal yang telah disebutkan, menjadi lebih lengkap bila karya tulis yang kita hasilkan, entah itu opini, artikel, catatan perjalan atau apapun, memiliki panjang kata minimal 500 kata. Hal itu untuk menunjuang search engine agar tulisan kita bisa terletak di page 1.

Setelah mengikuti kelas FLP dengan materi blog ini, saya pribadi ingin membenahi pelan-pelan apa yang ada di blog ini, sejauh ini belum ada pikiran untuk menghasilkan uang dari blog saya. Entah jika suatu saat saya berubah pikiran. hehe ~