Nafas yang tak kembali..

Hari-hari PERGI tak peduli
Semua TERTULIS tak terkecuali
IA kelak akan MENJADI SAKSI
Lalu kemanakah akan MENYELAMATKAN DIRI?

Manusia hanyalah PENGENDARA
Diatas PUNGGUNG USIA
Menempuh PERJALANAN Hidupnya
DIGULUNG Oleh hari dan bulan TIADA TERASA

TIDUR dan BANGUN SETIAP HARI
Demikian dia jalani setiap hari
Sebenarnya DUNIALAH YANG IA JAUHI
Dan LIANG KUBURLAH YANG IA DEKATI

KITA SEKARANG ini SEDANG BERKARYA
Dalam BATASAN HARI YANG PENDEK
UNTUK HARI YANG PANJANG
DALAM DUNIA KEFANAAN
UNTUK DUNIA KEKEKALAN
Dialam SUSAH PAYAH dan KESEDIHAN
UNTUK ALAM KENIKMATAN dan KEBAHAGIAAN

UMUR MANUSIA adalah MUSIM TANAM DIDUNIA
Untuk MEMETIK HASILNYA kelak DI AKHIRAT
Manusia TERUS BERGERAK PERGI
Melewati hari demi hari YANG TIDAK AKAN KEMBALI
Sementara WAKTU dengan KONSISTEN
MENGGULUNG USIANYA dari BELAKANG

SATU HARI BARLALU bagi manusia
Berarti SATU HARI BERKURANG USIANYA
KEMATIAN akhirnya SEGERA TIBA
Lalu LIANG KUBUR YANG SEMPIT MENYAMBUTNYA

Betapa banyak orang SEHAT MATI
Tanpa sebab yang BERARTI
Betapa banyak ORANG yang SAKIT INGIN MATI
TETAPI IA HIDUP dari HARI ke HARI

Jika Anda MENANGISI BERKURANGNYA HARTA BENDA
Maka TANGISILAH BERKURANGNYA USIA Anda
Jika Kemaren KEJELEKAN anda perbuat
TEBUSLAH dengan KEBAIKAN sekarang juga

Berbuat baik JANGAN DITUNDA hingga esok harinya
Siapa tahu esok tiba KITA TELAH TIADA
Kita sedang BERPACU dengan USIA
Jadikanlah ‘AMAL” sebagai “MOTO”
Jadikanlah “SIKAP MENANGGUHKAN ” sebagai “MUSUH”

Siang dan malam selalu BERGULIR
MENGUBANKAN YANG MUDA
MEMFANAKAN YANG TUA
Jika malam telah tiba
Itu pertanda hari telah tua
Lalu datang lagi hari yang Muda

NAFAS KITA TERUS BERJALAN SETIA
Menuntun ke PINTU KEMATIAN
Hari demi hari di GULUNG TANPA HENTI
Padahal itulah TAHAP yang kita MILIKI

Tidak ada yang LEBIH MEYAKINKAN
Selain DATANGNYA KEMATIAN
Maka jika KEBURUKAN YANG MENGUASAI
dan Dibiarkan merasuk kedalam diri
Alangkah buruk tenggelam dalam KELENAAN
Diusia sebelum Tumbuh Uban
Lalu bagaimana dengan SITUA yang LUPA DIRI
Padahal LIANG LAHAT telah LAMA MENANTI ?

UMURMU yang TERSISA itu
Tak TERNILAI HARGANYA bagimu
Sebab ESOK HARI
Belum tentu menjadi BAGIAN dari USIAMU

HAMPARAN dunia hanyalah jalan NYATA
Yang MENGANTARKAN kesurga atau NERAKA
Malam adalah kedai milik manusia
Sedangkan siang,
Pasar bagi mereka untuk mengadu Untung

Karena LENA
Kami GEMBIRA dengan hari yang kami TEMPUH
Meski kami terus MENDEKATI AJAL
Yang SEBENARNYA TIDAK JAUH

“KEDUA KAKI SEORANG HAMBA
TIDAK AKAN MELANGKAH PADA HARI KIAMAT
SEHINGGA IA DITANYA TERLEBIH DAHULU
TENTANG 4 PERKARA :
TENTANG UMURNYA , UNTUK APA IA HABISKAN.
TENTANG MASA MUDANYA, UNTUK APA IA LEWATKAN.
TENTANG HARTANYA, DARIMANA IA DAPATKAN
DAN UNTUK APA IA BELANJAKAN.
DAN TENTANG ILMUNYA UNTUK APA IA GUNAKAN”

APAKAH KAMU SEKALIAN MENGIRA
BAHWA KAMI MENCIPTAKAN KAMU SIA-SIA
DAN KEPADA KAMI KAMU TIDAK DIKEMBALIKAN?
(Qs: Almukminun : 116)

Angan-angan membuka pintu penangguhan
Dan membuang waktu dalam kemalasan
Padahal WAKTU adalah HARTA YANG PALING BERHARGA
Dan paling LAYAK UNTUK DIJAGA
Akan tetapi yang terjadi sekarang ini
WAKTU paling mudah disia-siakan

via Permadi ALibasyah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s